10 Contoh Benda Cagar Budaya Betawi yang Wajib Dilestarikan

Mengenal jejak fisik peradaban Betawi dari masa ke masa di jantung ibu kota.

Benda Cagar Budaya (BCB) bukan sekadar tumpukan batu atau bangunan tua. Bagi masyarakat Betawi, objek-objek ini adalah saksi bisu perjalanan sejarah, arkeologi, dan identitas sosial. Mari kita bedah daftar warisan fisik yang menjadi kebanggaan Jakarta.

Alat Musik Gambang Kromong Cagar Budaya Betawi
Gambang Kromong: Perpaduan harmoni alat musik tradisional dalam cagar budaya Betawi.

🏠 Rumah Tradisional

Rumah Panggung dan Rumah Kebaya dengan ornamen Gigi Balang. Contoh paling ikonik adalah Rumah Si Pitung di Marunda.

🕌 Masjid Bersejarah

Masjid Al-Makmur (Tanah Abang) dan Masjid Al-Alam (Marunda) yang memiliki arsitektur khas perpaduan lokal dan Islam.

🏛️ Museum & Monas

Monas sebagai simbol nasional dan Museum Fatahillah yang menyimpan ribuan artefak sejarah Jakarta.

🪕 Alat Musik Tradisional

Koleksi instrumen Gambang, Kromong, dan Gong yang menjadi jiwa dari kesenian rakyat Betawi.

Situs Arkeologi dan Akulturasi

Jakarta juga memiliki situs bersejarah yang menunjukkan toleransi dan akulturasi, seperti Gereja Sion (tertua di Jakarta) dan Kelenteng Jin De Yuan di Glodok yang menjadi saksi interaksi harmonis komunitas Tionghoa dan Betawi sejak abad ke-17.

Selain itu, peninggalan era Kerajaan Sunda Kelapa dan benteng pertahanan kolonial seperti Benteng Martello di Kepulauan Seribu menjadi bagian penting dari pertahanan maritim masa lalu.

Mengapa Pelestarian Itu Penting?

Pelestarian BCB dilakukan melalui penetapan status cagar budaya oleh pemerintah dan restorasi berkala. Partisipasi Anda dalam mengunjungi museum dan menghargai situs bersejarah adalah bentuk dukungan nyata agar warisan ini tetap abadi bagi generasi mendatang.

Hadirkan Nuansa Sejarah dalam Acara Anda

Kami menyediakan dekorasi rumah Betawi, alat musik tradisional, dan kesenian Betawi asli untuk berbagai keperluan acara.

Konsultasi Dekorasi Budaya

Tag: Cagar Budaya Betawi, Sejarah Jakarta, Rumah Adat Betawi, Museum Fatahillah, Gambang Kromong, Pelestari Budaya.