Tanjung Barat: Jejak Kerajaan Tanjung Jaya di Selatan Jakarta
Tanjung Barat bukan sekadar nama kelurahan di Jagakarsa. Jauh sebelum kemerdekaan, wilayah ini—khususnya di daerah Muara—adalah pusat dari Kerajaan Tanjung Jaya (atau Tanjung Wijaya), sebuah kerajaan bawahan dari Sunda Galuh/Pajajaran.
Eksistensi Kerajaan Tanjung Jaya (1333 M)
Didirikan oleh Prabu Wangsatunggal, lokasi pusat kerajaan diperkirakan berada di daerah Muara, dekat pertemuan kali Ciliwung dan kali Cijantung (Kali Kawin).
Silsilah Raja Tanjung Jaya:- Prabu Wangsatunggal
- Ratu Munding Kawati
- Raja Mental Buana
- Raja Banyak Citra
- Raja Cakralarang
- Ratu Kiranawati
Masuknya Islam di Tanjung Jaya
Islam berkembang pesat di era Ratu Kiranawati (Ratu Kebagusan). Pengaruh dakwah Syekh Quro (1418 M) dari Karawang menjangkau keraton ini. Menariknya, salah satu adipati kerajaan, Pangeran Papak, dikenal sebagai salah satu dari Tujuh Wali Betawi sebelum era Fatahillah.
Komunitas Betawi Tanjung Barat
Identitas Betawi di Tanjung Barat terbentuk melalui proses asimilasi panjang. Berikut keunikannya:
Layanan Pelestari Budaya Betawi
Menerima pesanan untuk wilayah Tanjung Barat, Jagakarsa, dan seluruh JABODETABEK.
| Kategori Layanan | Deskripsi Paket | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| Palang Pintu Standar | 2 Jawara (Silat & Pantun) + 1 Pemain Rebana Dor | Mulai Rp 1.500.000 |
| Paket Ondel-Ondel | Sepasang Ondel-Ondel + Musik (Kaset/Live) | Mulai Rp 1.000.000 |
| Gambang Kromong | Musik Live Full Team (Untuk Acara Resepsi) | Hubungi Admin |
| Paket Lengkap Adat | Palang Pintu + Ondel-Ondel + Roti Buaya | Best Value |