Manggar Kelapa: Simbol Kemakmuran dan Ikon Kemeriahan Khas Betawi
Mengenal replika kuncup bunga yang menjadi saksi bisu setiap hajatan besar di Jakarta.
Dalam setiap perayaan besar di Jakarta, mulai dari pernikahan adat hingga festival budaya, kehadiran Manggar Kelapa selalu berhasil mencuri perhatian. Warna-warninya yang mencolok dan bentuknya yang menjulang tinggi bukan sekadar hiasan, melainkan membawa pesan filosofis tentang kehidupan yang bermanfaat bagi sesama.
Makna & Filosofi: Menjadi Seperti Pohon Kelapa
Masyarakat Betawi memilih bunga kelapa sebagai inspirasi karena pohon kelapa adalah simbol keserbagunaan. Dari akar hingga janurnya, semua bagian kelapa bermanfaat bagi manusia. Manggar Kelapa melambangkan harapan agar tuan rumah atau pasangan pengantin menjadi pribadi yang bermanfaat, penuh berkah, dan membawa kemakmuran bagi lingkungan sekitarnya.
Peran Manggar Kelapa dalam Tradisi
💍 Pernikahan Adat
Dipasang berpasangan di pintu masuk sebagai doa kesuburan bagi mempelai.
🎉 Lebaran Betawi
Menjadi dekorasi utama stan wilayah untuk menambah semarak suasana festival.
🕌 Upacara Khitanan
Sering diajak berarak bersama Ondel-Ondel untuk memeriahkan suasana syukuran.
Seni Membuat Manggar Kelapa
Meskipun terlihat sederhana, pembuatan Manggar Kelapa membutuhkan ketelitian. Dahulu, masyarakat menggunakan kertas krep berwarna warni. Namun seiring perkembangan zaman, kini banyak digunakan bahan logam tipis (kertas emas/perak) atau plastik agar lebih tahan lama dan berkilau saat terkena cahaya matahari.
Ingin Acara Anda Terlihat Lebih Ikonik?
Sediakan dekorasi Manggar Kelapa dan Ondel-Ondel berkualitas hanya di Pelestari Budaya Store.
Pesan Dekorasi Sekarang